Yuk Ngeblog! Direktori Blog Indonesia
DEPAN | DAFTARKAN BLOG ANDA | BELUM PUNYA BLOG? | TENTANG KAMI |
MACI PUSAT
• Tanggal: 15/10/2008
• Dilihat: 1767 kali.
• Kunjungi Blog MACI PUSAT (Telah dikunjungi: 208 kali.)
• Blog tidak bisa diakses?
• Kirimkan halaman ini ke teman
•
Statistik Pengunjung (Daily Reach):
Untuk detail statistik, klik pada grafik.Sindikasi dari MACI PUSAT:
Bikers Srikandi dari Bandung
Emansipasi wanita ternyata tidak hanya terdapat dalam dunia pendidikan atau dunia profesi tetapi di dunia hobby juga terdapat emansipasi yang sangat kental. Kami salut dengan tekat dan keberanian Bikers wanita asal Bandung yang telah mengikuti acara semarang. Tete Krisna ini menempuh perjalanan dari Bandung ke Semarang hanya dengan waktu 9 Jam , Biker Srikandi ini berangkat tanggal 17 Oktober 2008,...Wah Luar biasa Bikers Srikandi Kita Salut....Teh Krisna sampai ketemu di acara2 Maci berikutnya salam buat rekan - rekan Bikers Bandung. Tak Kalah menarik Brother kita Pak Heni beliau adalah sekretaris Pemudis juga merangkap Sebagai sekretaris II Maci Pusat, ini pas Admin ketemu beliau di Kudus lagi Istirahat,trus dia minta untuk difoto dan di posting disini ok Brother Peace.....(Tidak Boleh jatuh cinta dengan "teteh" ya Bang....he...he
BAKTI SOSIAL MAC SURABAYA
Terik matahari sore tidak mengurangi semangat untuk tetap mempertahankan puasa, ibadah yang wajib kita kerjakan, sore itu tepat matahari berada 90 derajat di ufuk Barat, tidak kurang 23 motor antique berangkat ke utara dengan tujuan LamonganDahaga yang membuat kering kerongkongan tidak membuat para bikers menghentikan niatnya untuk mengemban tugas mulia, yah...segerombolan motor tua dengan tekad baja melakukan Bakti sosial di panti asuhan Lamongan ."Memang acara ini telah lama ingin dilakukan oleh anak- anak, hanya saja selalu dengan kesibukan kita tidak pernah dapat dilaksanakan" cetus pak Henny koordinator acara juga sebagai sekretaris Pemudis-Surabaya." Kami sengaja memilih Lamongan karena, bakti sosialnya dapat, pahalanya dapat, juga ridingnya dapet" kelakar beliau " jadi sambil menyelam minum air "..."lagian sekarang adalah bulan penuh rahmat,jadi kami dengan tekad bulat menjalankannya"
Mas Yanto beraksi di atas bemo
Ini bukan Baje Bajuri atau film Taxi tapi ini sosok Ketua II MACI PUSAT, beliau lagi beraksi diatas bemo roda III, " Mau dibeli ta mas?" buat koleksi, atau kalu boleh anterin kita ke tangerang kan sebentar lagi akan ada acara ultah saudara kita di tangerang, ok peace mas.....STOP PRESS : Bagi Brother sekalian terima kasih masukannya di blogspot ini kami menerima segala bentuk foto dan sedikit keterangan untuk dapat kami muat di sini, rekan - rekan Pemudis atau seluruh Maci di seluruh Indonesia silahkan dikirim ke maci_pusat@yahoo.com Insya Allah kami akan muat seluruh berita kegiatan atau apapun untuk mepererat tali persaudaraan antar club MOTOR ANTIQUE INDONESIA ""Peace Brother forever riding""
Halal Bihalal MACI PUSAT
Surabaya 5 Oktober 2008 - Lebih dari 120 undangan menghadiri acara yang digelar oleh Maci Pusat,acara yang diselenggarakan oleh pengurus MACI PUSAT berlangsung sangat meriah.“Kami berusaha untuk meng-agendakan acara ini setiap tahunnya,dan memang malam ini acara halal bihalal yang diadakan pertama kali selama periode kepengurusan Maci Pusat” penjelasan mas Yanto wakil ketua Maci Pusat . Acara dilaksanakan di sekretariat Maci Pusat jl. Wonoagung no 19 Surabaya.Memang tidak ada acara khusus, acara ini dikemas sederhana, dan yang menarik adalah pembagian “door price” ada sekitar 9 door price yang dibagikan kepada undangan dengan cara di lot seperti arisan. Door Price utama jatuh kepada Bapak Wariyok Amak sebagai ketua Maci Pusat, sebuah handphone.“Ke depan kami akan merencanakan untuk membuat acara wing day yang akan dilaksanakan di minggu kedua November 2008 bersamaan dengan ulang tahun “Bajak Laut Klaten”info Pak Amak. “Acara wing day sendiri akan dilaksanakan di pantai Baron – Jogjakarta dan Peserta akan Mendapatkan emblem sebagai bukti bahwa dia berhasil melaksanakan atau melewati rute pantai Baron, dan seandainya emblem tersebut sisa maka akan dibakar di lokasi, jadi emblem ini benar-benar akan di berikan seandainya peserta dapat melaksanakannya” Imbuh Pak Amak.
Lentera Jiwa
Banyak yang bertanya mengapa saya mengundurkan diri sebagai pemimpinRedaksi Metro TV. Memang sulit bagi saya untuk meyakinkan setiap orangYang bertanya bahwa saya keluar bukan karena pecah kongsi dengan SuryaPaloh, bukan karena sedang marah atau bukan dalam situasi yang tidakMenyenangkan. Mungkin terasa aneh pada posisi yang tinggi, denganPower yang luar biasa sebagai pimpinan sebuah stasiun televisi berita,Tiba-tiba saya mengundurkan diri.Dalam perjalanan hidup Dan karir, dua kali saya mengambil keputusanSulit. Pertama, ketika saya tamat STM. Saya tidak mengambil peluangBeasiswa ke IKIP Padang. Saya lebih memilih untuk melanjutkan keSekolah Tinggi Publisistik di Jakarta walau harus menanggung sendiriBeban uang kuliah. Kedua, ya itu tadi, ketika saya memutuskan untukMengundurkan diri dari Metro TV.Dalam satu seminar, Rhenald Khasali, penulis buku Change yang sayaKagumi, sembari bergurau di depan ratusan hadirin mencoba menganalisaMengapa saya keluar dari Metro TV. Andy ibarat ikan di dalam kolam.Ikannya terus membesar sehingga kolamnya menjadi kekecilan. IkanTersebut terpaksa harus mencari kolam yang lebih besar.Saya tidak tahu apakah pandangan Rhenald benar. Tapi, jujur saja,Sejak lama saya memang sudah ingin mengundurkan diri dari Metro TV.Persisnya ketika saya membaca sebuah buku kecil berjudul Who Move MyCheese.Bagi Anda yang belum baca, buku ini bercerita tentang duaKurcaci. Mereka hidup dalam sebuah labirin yang sarat dengan keju.Kurcaci yang satu selalu berpikiran suatu Hari kelak keju di tempatMereka tinggal akan habis. Karena itu, dia selalu menjaga stamina DanKesadarannya agar jika keju di situ habis, dia dalam kondisi siapMencari keju di tempat lain. Sebaliknya, kurcaci yang kedua, begituYakin sampai kiamat pun persediaan keju tidak akan pernah habis.Singkat cerita, suatu Hari keju habis. Kurcaci pertama mengajakSahabatnya untuk meninggalkan tempat itu guna mencari keju di tempatLain. Sang sahabat menolak. Dia yakin keju itu hanya dipindahkan olehSeseorang Dan nanti suatu Hari pasti akan dikembalikan. Karena ituTidak perlu mencari keju di tempat lain. Dia sudah merasa nyaman. MakaDia memutuskan menunggu terus di tempat itu sampai suatu Hari kejuYang hilang akan kembali. Apa yang terjadi, kurcaci itu menunggu DanMenunggu sampai kemudian mati kelaparan. Sedangkan kurcaci yang selaluSiap tadi sudah menemukan labirin lain yang penuh keju. Bahkan jauhLebih banyak dibandingkan di tempat lama.Pesan moral buku sederhana itu jelas: jangan sekali-kali Kita merasaNyaman di suatu tempat sehingga lupa mengembangkan diri gunaMenghadapi perubahan Dan tantangan yang lebih besar. Mereka yang tidakMau berubah, Dan merasa sudah nyaman di suatu posisi, biasanya akanMati digilas waktu.Setelah membaca buku itu, entah mengapa Ada dorongan luar biasa yangMenghentak-hentak di dalam dada. Ada gairah yang luar biasa yangMendorong saya untuk keluar dari Metro TV. Keluar dari labirin yangSelama ini membuat saya sangat nyaman karena setiap Hari keju ituSudah tersedia di depan Mata. Saya juga ingin mengikuti lentera jiwaSaya. Memilih arah sesuai panggilan hati. Saya ingin berdiri sendiri.Maka ketika mendengar sebuah lagu berjudul Lentera Hati yangDinyanyikan Nugie, hati saya melonjak-lonjak. Selain syair Dan pesanYang ingin disampaikan Nugie dalam lagunya itu sesuai dengan kata hatiSaya, sudah sejak lama saya ingin membagi kerisauan saya kepada banyakOrang. Dalam perjalanan hidup saya, banyak saya jumpai orang-orangYang merasa tidak bahagia dengan pekerjaan mereka. Bahkan seorangKenalan saya, yang sudah menduduki posisi puncak di suatu perusahaanAsuransi asing, mengaku tidak bahagia dengan pekerjaannya. Uang DanJabatan ternyata tidak membuatnya bahagia. Dia merasa lentera jiwanyaAda di ajang pertunjukkan musik. Tetapi dia takut untuk melompat.Takut untuk memulai dari bawah. Dia merasa tidak siap jika kehidupanEkonominya yang sudah mapan berantakan. Maka dia menjalani sisaHidupnya dalam dilema itu. Dia tidak bahagia.Ketika diminta untuk menjadi pembicara di kampus-kampus, saya jugaMenemukan banyak mahasiswa yang tidak happy dengan jurusan yang merekaTekuni sekarang. Ada yang mengaku waktu itu belum tahu ingin menjadiApa, Ada yang jujur bilang ikut-ikutan pacar (yang belakangan ternyataPutus juga) atau Ada yang karena solider pada teman. Tetapi yangPaling banyak mengaku jurusan yang mereka tekuni sekarang -- DanMembuat mereka tidak bahagia -- adalah karena mengikuti keinginanOrangtua.Dalam episode Lentera Jiwa (tayang Jumat 29 Dan Minggu 31 Agustus2008), Kita dapat melihat orang-orang yang berani mengambil keputusanBesar dalam hidup mereka. Ada Bara Patirajawane, anak diplomat DanLulusan Hubungan Internasional, yang pada satu titik mengambilkeputusan drastis untuk berbelok arah dan menekuni dunia masakmemasak. Dia memilih menjadi koki. Pekerjaan yang sangat dia sukai danmenghantarkannya sebagai salah satu pemandu acara masak-memasak ditelevisi dan kini memiliki restoran sendiri. Saya sangat bahagiadengan apa yang saya kerjakan saat ini, ujarnya. Padahal, orangtuanyamenghendaki Bara mengikuti jejak sang ayah sebagai dpilomat.Juga ada Wahyu Aditya yang sangat bahagia dengan pilihan hatinya untukmenggeluti bidang animasi. Bidang yang menghantarkannya mendapatbeasiswa dari British Council. Kini Adit bahkan membuka sekolahanimasi. Padahal, ayah dan ibunya lebih menghendaki anak tercintamereka mengikuti jejak sang ayah sebagai dokter.Simak juga bagaimanaGde Prama memutuskan meninggalkan posisi puncak sebuah perusahaan jamudan jabatan komisaris di beberapa perusahaan. Konsultan manajemen danpenulis buku ini memilih tinggal di Bali dan bekerja untuk dirinyasendiri sebagai public speaker.Pertanyaan yang paling hakiki adalah apa yang kita cari dalamkehidupan yang singkat ini? Semua orang ingin bahagia. Tetapi banyakyang tidak tahu bagaimana cara mencapainya.Karena itu, beruntunglah mereka yang saat ini bekerja di bidang yangdicintainya. Bidang yang membuat mereka begitu bersemangat, begitugembira dalam menikmati hidup. Bagi saya, bekerja itu sepertirekreasi. Gembira terus. Nggak ada capeknya, ujar Yon Koeswoyo, salahsatu personal Koes Plus, saat bertemu saya di kantor majalah RollingStone. Dalam usianya menjelang 68 tahun, Yon tampak penuh enerji.Dinamis. Tak heran jika malam itu, saat pementasan Earthfest2008, Yonmampu melantunkan sepuluh lagu tanpa henti. Sungguh luar biasa. Semuakarena saya mencintai pekerjaan saya. Musik adalah dunia saya. Cintasaya. Hidup saya, katanya.Berbahagialah mereka yang menikmati pekerjaannya. Berbahagialah merekayang sudah mencapai taraf bekerja adalah berekreasi. Sebab merekasudah menemukan lentera jiwa mereka.

