Yuk Ngeblog! Direktori Blog Indonesia
DEPAN | DAFTARKAN BLOG ANDA | BELUM PUNYA BLOG? | TENTANG KAMI |
SSB Banrigau Sultanul
• Tanggal: 25/11/2008
• Dilihat: 839 kali.
• Kunjungi Blog SSB Banrigau Sultanul (Telah dikunjungi: 26 kali.)
• Blog tidak bisa diakses?
• Kirimkan halaman ini ke teman
•
Statistik Pengunjung (Daily Reach):
Untuk detail statistik, klik pada grafik.Sindikasi dari SSB Banrigau Sultanul:
ERROR [512] /home/h88921/public_html/yuk/cache/74448ca75d37ef78f0580b68b718cd0d.spc is not writeable
Sedih Palestina, untuk mereka yang masih punya perasaan
Kita tertawa bahagia dan berpeluk mesra dibawah gemerlap kembang apiDisaat anak-anak dan perempuan di Palestina menangis terluka dibawah ledakan bomRumah mereka hancur sehancur hatinyaKetika segelintir orang Islam membom seluruh dunia teriak ... TERORISMemang jahat membunuh orang yang tak bersalahWajar jika dicari di mana-manaWajar jika agama apapun mengutuknyaNamun...Ketika Zionis Israel membantai, meroket, membom mereka yang tak bersalahMengapa kalian tidak teriak ...Zionis biang TERORIS?Mengapa kalian justeru berdebat tentang halal haramnya golput dan rokokMengapa kalian plesiran ke tanah suciKita benci teroris dan memang seharusnyaTapi kita tersenyum kepada Zionis yang tidak seharusnyaSambil mengkonsumsi produknya yang berarti kitalah yang membelikan Zionis sebutir peluruUntuk Zionis gunakan membunuh anak-anak dan perempuan di PalestinaUntuk Zionis gunakan menghancurkan lantahkan PalestinaUntungnya Tuhan menciptakan iblis yang dengannya keimnan kita diujiUntungnya masih ada Zionis yang dengannya imam kita diujiUntungnya kita masih punya perasaan ternyata kita masih bisa bersedih untuk Palestinakumpulan hasil karya sastra
Bosan sama dengan MATIRasa bosan kembali datang menggerogotiAh, jangan-jangan hidup ini memang membosankanWaktu yang abstrak juga tidak memberikan penjelasan dalam keterlibatannya menikam jejak langkahkuAkh, muak jadinya, proses tak terjawab, yang ada dalam pikiranku apa arti semua ini?Orang hidup mungkin sudah memang seperti iniBanyak hal yang memang harus dipelajari, tapi cukup sedikit yang ada untuk dipahamiAtaukah ini sebenarnya orang hidup yang sudah mati,Mati ditelan kehidupanIni bukan duniaku, ini tempatnya orang-orang gila dalam kesadaranKalaupun aku yang gila akupun lebih-lebih sadar dalam kegilaan.Wahai besi yang runcing tusuklah kulitkuHingga darahku menyembur sampai kehabisanDan akan lebih jelasBahwa hidup jasadku terbunuh olehmuBukan aku yang membunuh diriku“Greeeegshhh, Selamat Tinggal, in ilah sejatinya kesempurnaan” Jasad terkapar di Lantai. (KUNTI) Galery SSB BSF 25 Feb 2008SAHABATSeiring nada kerinduan di hatiKusapa lewat hembusan anginYang bertiup mengingatkan akuPada sahabatku........,,,,,Bayangan tulus wajahmuSelalu hadir menemaniDisetiap langkahkuKuberdoa dalam hatiSemoga persahabatan iniJangan pernah berakhirMeski apapun rintangan melandaBetapa indahnya hidup inimemiliki seorang Sahabatsepertimu......(Wellang)Galeri SSB BSF,10 okt 2008 DEMU TERHAMPARGelap tiada terduga menerpaSinaran hati seolah redupBisikan dedaunan seakan memaksa bersiulHembusan mentari tak lagi menghagatkanPuing-puing perpisahan tampak nyataDebu terhampar menyanyat lukaTerpaan sinaran mentari tak lagi jadi penyejukTeriakan dihati kecil tiada pernah mengemaSosok keistimewahaanya tak lagi kulihatPancaran aroma tubuhnya tak lagi terciumKedamaian cinta tak lagi kurasakanTetesan air mata tak lagi menetesKejujuran seakan kalah oleh dustaKeindahan pun sirna seiring gelapPeluh tertuan membasahi tanahDimanakah sinar yang kucari ???????? (JiDe")Galeri SSB BSF,12 Jul 2008Film Pendek 'Buku Kuning'
Keringat panas bercucuran dibawah panas matahari yang terik. Pembuatan film pendek perdana kami cukup melelahkan namun mengasyikkan. Film pendek yang kami garap berdurasi sekitar 12 menit ini lokasi utamanya di taman bunga yang letaknya di jantung kota Watampone. Kami yakin kegiatan ini merupakan kegiatan mahasiswa yang pertama diadakan di Bone bahkan mungkin di luar kota Makasar.Peralatan yang kami gunakan seadanya atau sangat sederhana. Dengan berbekal handycam Sony, tripot, monopot untuk dudukan microphone, dan lighting yang dihasilkan dengan menggunakan potongan seng lalu memantulkan cahaya matahari ke arah pemain. Pengambilan gambar dilakukan dengan penuh semangat. Sebelunya para crew malakukan briefing tentang pembagian tugas di depan maupun di belakang kamera.Alur ceritanyapun juga sederhana yang mencoba memotret keadaan seputar Taman Bunga. YAng membuat menarik ketika para pemain mencoba melakonkan waria yang biasanya mangkal pada waktu malam hari di tempat ini. Cerita dimulai ketika sebuah buku yang berwarna kuning tergeletak di pinggir jalan dan ditemukan oleh seseorang. Setelah pemeran utama yang menemukan buku itu membaca buku tersebut di dalam taman bunga, alangkah terkejutnya dan ia seolah-olah terkena strum setelah membaca buku tersebut. Entah apa isi buku tersebut. Beberapa orang anak yang main bola di dalam taman sempat mengusik keasyikan pemeran utama tersebut. Segerombolan waria yang biasanya beroperasi di tempat tersebut juga sempat menggodanya karena ingin melihat buku tersebut. Namun, anehnya setelah gerombolan tersebut memaksa dan merampas buku yang ditemukan pemeran utama memberi pengaruh yang mencengankan pada pemeran utama. Sang pemeran utama ... eh,...ikut-ikutan menjadi waria dengan nama Since. (Terima kasih buat Yaya atas fotonya)Tabe'
Blog ini merupakan blog perdana kami. Istilah luwesnya, blog coba-coba karena memang kami sementara belajar membuat blog. Kami mengabarkan kegiatan kami dalam berkreasi seni dan beberapa informasi yang berhubungan dengan kegiatan SSB Banrigau Sultanul Fatimah STAIN Watampone. Kami harap Anda senang mengunjungi blog kami. Terimakasih.
Komentar
Belum ada komentar untuk file ini

